Idul Adha dan Kehambaan Manusia

Alangkah hebatnya ia!
Ayah mana yang sanggup melihat anak tersayang melepas nyawa di hadapannya? Terlebih lagi ketika nyawa itu harus terlepas dengan kedua tangannya. Bayangkan seorang ayah dengan jujur sedang siap-siap melakukan penyembelihan. Tanpa sedikitpun ragu. Memenuhi perintah Sang Maha Memiliki, untuk rela menyembelih anaknya sendiri. Ah…..

Apa yang menguasai pikiran Sang Nabi ini? Tak lain, Mahabbatillah… kecintaan yg amat dalam kepada Tuhannya. Mengalahkan rasa sayangnya kepada sang buah hati yang telah lama dinanti kehadirannya. Maka abadilah ia dalam sejarah. Kisahnya, pengorbanannya, tertulis dalam tinta emas di Kitabullah.

Continue reading “Idul Adha dan Kehambaan Manusia”

Perkataan adalah Doa

Teman, kalian sepakat dengan statement ituh?
Simpan dulu jawabannya, dan ijinkan saya bercerita tentang salah satu kepingan peristiwa hidup yg mengingatkan saya akan ungkapan tersebut.

Kalo tidak salah pembicaraan ini sekitar medio Juni
Iyen : k iLLa, waktu tes wawancara apa saja yg ditanyakan?
iLLa : …..


Iyen, adek angkatan sayah ini sedang mengikuti tes di perusahaan yg sama dengan sayah. Continue reading “Perkataan adalah Doa”

Award Persahabatan

Sahabat adalah kebutuhan jiwa yang mesti terpenuhi. Dialah ladang hati yang kau taburi dengan kasih dan kau panen dengan penuh rasa terima kasih

Entah kapan sayah menerima sms ini dari seorang Sahabat, kalo tidak salah masih di hape saya yg hilang. Kemudian sy menuliskannya sebagai quote waktu menulis, mengucapkan selamat ulang taon wat teman2 di FB, beberapa waktu yg lalu.

Continue reading “Award Persahabatan”

Bagaimana baiknya?

”…Kabura maqtan ’indallahi an taquulu maa laa taf’aluun…”

Sangatlah dibenci di sisi Allah jika kamu mengatakan apa2 yg tidak kamu kerjakan

Tiba-tiba saya teringat akan penggalan ayat ini. Tentang kemurkaan Allah ketika hamba-Nya mengatakan apa yg tidak dilakukannya. Ketika menyerukan untuk berbuat sesuatu yg justru diingkarinya. Allahu Rabbi… Ampuni kami. Jauhkan kami dari sifat tersebut.

Continue reading “Bagaimana baiknya?”

Serba Serbi Liburan (part 1)

Sayah mau cerita. Tentang…
1. Serba serbi mudik
2. Euforia tetemu lagi sama Makasar
3. Rumah dan segala kenangan disana
4. (sedikit) kejengkolan gegara si tjap sapu tidak bisa dipake di kampoeng,
5. Lebaran kali ini
6. Liburan beberapa hari setelah Lebaran
7. Reuni sama teman2.
8. Perpisahan dengan Makasar, dan (lagi2) serba serbi arus balik Makasar – Surabaya.

Huaaa banyak sangad yg sayah mau cerita. Tapi mulai dari mana yakz?
Semoga tidak bosan. Mari kita mulai…

1. Mudik

Mudiknya sendiri baru waktu hari Jumat, 18 September pagi kmaren. Tapi siyap2nya (baca : beli ole ole) sudah dari 3 pekan sebelumnya, xixixi… Dengan pertimbangan ingin menikmati 10 hari terakhir Ramadhan dan kekhawatiran toko2 akan semakin sesak di hari hari itu. Waktu bebeli inilah, hape saya ikutan kebeli, tapi tak terbayar oleh sang pembeli, hehe… Waktu perjalanan mudik Alhamdulillah lancar, check in-nya tidak telat, pesawatnya tidak delay dan tidak mogok di jalan. Gud gud gud….

Continue reading “Serba Serbi Liburan (part 1)”