Tentang Keledai dan Urusan dengan Tuhan

Ada sebuah kisah..

Seorang Ayah dan anaknya akan bepergian dengan mengendarai keledai. Karena sang anak yang masih kecil, Ayahnya menyuruh anaknya untuk naik di atas keledai itu, sementara ia sendiri berjalan kaki di sisinya. Sampai di sebuah pemukiman, orang2 di kampung itu mencemooh sang anak, menuduhnya sebagai anak durhaka karena membiarkan Ayahnya berjalan kaki sementara ia sendiri dengan nyaman di atas keledainya.

Menyadari kesalahannya, anaknya kemudian turun dan meminta agar sang Ayah saja yang naik di atas keledainya. Ia sendiri memilih berjalan kaki.

Tiba di kampung yang lain, orang2 kembali mencemooh.
“Tega sekali orang itu membiarkan anaknya yang masih kecil untuk berjalan kaki, sedang ia sendiri duduk di atas keledai itu dengan nyamannya” kata orang2 di kampung itu.

Continue reading “Tentang Keledai dan Urusan dengan Tuhan”