Reasoning..

Reasoning.

Sebenarnya kita bisa saja terus menerus beralasan dan mengarahkan telunjuk ke orang lain sebagai penyebab setiap kesalahan dan kekeliruan yang kita lakukan. Read the rest of this entry »

Para Pemeran (1)

Dalam lingkaran kehidupan kita sehari2, jika kita cermati sebenarnya ada peran2 kecil di sekitar kita yang turut membantu dan memudahkan kita. Sebut saja orang2 yang bertugas mengumpulkan sampah dari rumah kita. Atau para penjual sayur keliling. Apa jadinya jika mereka tidak ada. Kita akan kelabakan dengan tumpukan sampah, musti repot2 memisahkan sampah itu, membakar atau menimbunnya. Kita juga harus ke pasar untuk membeli sendiri bahan makanan, yang mungkin jaraknya cukup jauh.

Begitu juga dengan lingkungan kerja. Ada tugas2 yg baik secara langsung maupun tidak langsung membantu dalam kelancaran pekerjaan kita. Hal2 kecil seperti menyiapkan minum, membersihkan ruangan, antar2 surat, dll.
Nah, sy akan sedikit membicarakan ”para pemeran” itu di sini.. :)

Read the rest of this entry »

Muraqabatullah

Tadi selepas menunaikan shalat subuh, tiba2 muncul pikiran liar kek gini
”Sebenarnya kalo sy tidak shalat juga tidak apa2 kali yak. Selain Tuhan, tidak ada yang tau ini”
(idiot)

Hehe, tentunya itu cuman pikiran sekelebat saja. Sesuatu yg sudah sy tau, semestinya tidak perlu lagi sy pikirkan.

Sy kemudian membuka2 lagi catatan ngaji yg lama2, sengaja mencari2 lagi materi tentang apa yg sy pikirkan ini. Dan akhirnya nemu…

Read the rest of this entry »

Melepas 2010

Beberapa waktu yang lalu, kalo sy menyalakan YM atau muncul di sosmed dengan beberapa penggal kata, sapaan yg muncul umumnya adalah ”pa kabar? Lama ndak ketauan kabarnya” atau ”kok lama ndak pernah onlen? Darimana saja?” Sy hanya menjawab seperlunya, tidak lama kemudian *sign out*
Di beberapa tulisan sebelumnya, sy selalu mengatakan kalo sy sibuk. Alasannya banyak kerjaan kantor yg deadline-nya segera, apalagi menjelang akhir tahun. Rutinitas ini terus sy lakukan. Kadang merasa seperti robot, pulang ke rumah masih melanjutkan kerjaan kantor, bahkan wiken juga tidak bisa kemana2, nongkrong di kamar sama leptop.

……….
……….
……….

Dan akhirnya sekarang sudah akhir tahun!!
Rasanya seperti berada di dunia lain selama ini, ketika kembali ke dunia nyata, ternyata sudah mw pergantian tahun aja, fyuhh… *elap keringat*

Read the rest of this entry »

Keluar Dari Zona Pribadi

Beberapa hari yg lalu secara ga sengaja nongton sinekrong KCB serial Ramadhan, pas di scene ada kang Abik yg lagi ngasih nasehat ke Anna. ”Masih banyak masalah umat yg jauh lebih penting untuk kau pikirkan daripada sibuk mengurusi hal remeh temeh”

Adegan ini membawa memory saya ke beberapa tahun yg lalu. Waktu itu saya masih mahasiswa, dan lagi ikut salah satu pelatihan yg diadakan oleh LDK di kampus saya.
Ada satu materi yg masih sy ingat, tentang perlunya bagi para Muslimah untuk terus memperbaiki diri. Kurang lebih pemateri itu bilang gini :

Perempuan adalah titik awal sebuah peradaban. Dari dirinya akan ditentukan sebuah keputusan, akan menjadi seperti apa kehidupan manusia yg muncul setelahnya. Apakah akan menjadi generasi Rabbani yg selalu siap mengumandangkan Kalimatullah, atau akan dipenuhi oleh orang2 yg mengingkari-Nya. Semuanya berawal dari kita. Read the rest of this entry »

Tutup Auratmu, Cantik..

Akhir2 ini sering mikir banyak hal. Tsahhh… banyak mengamati keadaan sekitar, menganalisa sendiri, dan akhirnya pusing sendiri iseng ditulis.
Seperti kejadian beberapa waktu lalu. Waktu itu sy sedang duduk2 santai dengan seorang teman, ketika di depan kami tiba2 ada penjual jilbab. Fyi, teman sy ini perempuan muslim, dan sampai saati ini tidak (atau belum?) mengenakan hijab.
Sambil menawari dia untuk beli jilbab, sedikit basa basi tapi tetap serius, ketika sy menanyakan sm dia kenapa belum mau menutup aurat dengan sempurna.
Dan jawaban dia sungguh membuat sy kaget ”ntar aja deh kalo dah jadi ibu2, skarang masi mw tampil modis2 dolo, trus mw foto2 cantik untuk prewed nanti”

Read the rest of this entry »