..5cm The Movie. Good Job!

Setelah Laskar Pelangi.. 5 cm masuk kategori film yg sekeren bukunya

Itu highlight dari sy setelah nonton filmnya semalam.

Apa sih sebenarnya yg diharapkan penonton dari film yang diadaptasi dari buku? Jelas bukan ceritanya kan ya. Kalo sy sih, yang pertama visualisasi imajinasi kita terhadap tokoh2 yang ada di buku. And “5 cm the movie” has made it perfectly.

Genta yang smart. Fedi Nuril ndak perlu dipertanyakan lagi lah ya. Sudah teruji di film2 sebelumnya. Arial yg atletis, yg dijuluki Rambo. Walo ndak familiar sm pemerannya, Denni Sumargo (baru belakangan dengar dari teman kalo dy itu pemain basket) tapi ektingnya mayan bagus. Dinda, adeknya Arial dimainkan sm Pevita pierce. Ini nih yang munculnya selalu kek film India, pake adegan slow motion trus ada angin2 yang memainkan anak rambutnya. Kayak Kareena Kapoor aja *ups Read the rest of this entry »

Tentang Keledai dan Urusan dengan Tuhan

Ada sebuah kisah..

Seorang Ayah dan anaknya akan bepergian dengan mengendarai keledai. Karena sang anak yang masih kecil, Ayahnya menyuruh anaknya untuk naik di atas keledai itu, sementara ia sendiri berjalan kaki di sisinya. Sampai di sebuah pemukiman, orang2 di kampung itu mencemooh sang anak, menuduhnya sebagai anak durhaka karena membiarkan Ayahnya berjalan kaki sementara ia sendiri dengan nyaman di atas keledainya.

Menyadari kesalahannya, anaknya kemudian turun dan meminta agar sang Ayah saja yang naik di atas keledainya. Ia sendiri memilih berjalan kaki.

Tiba di kampung yang lain, orang2 kembali mencemooh.
“Tega sekali orang itu membiarkan anaknya yang masih kecil untuk berjalan kaki, sedang ia sendiri duduk di atas keledai itu dengan nyamannya” kata orang2 di kampung itu.

Read the rest of this entry »

Resensi buku : 99 Cahaya di Langit Eropa

Prolog : Sudah beberapa kali sy masuk ke toko buku, melihat buku itu di salah satu rak yg ada di sana. Tapi ndak tau kenapa belum terpikir untuk beli. Tapi ndak tau kenapa lagi di hari itu sy tergerak mengambilnya dan meliat2 sampul buku itu.. #kusut (LOL)

***

”Percaya atau tidak, pinggiran hijab Bunda Maria itu bertahtakan kalimat tauhid Laa Ilaaha Illallah, Hanum…”

Tulisan itu ada di sampul belakang buku itu. Ih wow. Bener2 kutipan yg penasaran-able. Kutipan itu pula yang membuat sy akhirnya membawanya ke kasir. Padahal jarang2 saya terpengaruh karena sampul atau endorse pada buku. Kebanyakan kerna penulisnya, atau dari rekomendasi teman2.

Read the rest of this entry »

dari Sinar Matahari menjadi Listrik…

Beberapa waktu yang lalu sy ke Jakarta buat kopdar Ada diklat yang harus sy ikuti di Udiklat Kantor yg di Slipi. Ini sedikit cerita2 saja tentang pelajaran yang sy dapat di diklat itu.

Seperti yang pernah kita pelajari jaman sekolah dulu, negeri kita ini terkenal dengan sebutan negeri kepulauan. Selain 5 pulau besar, ada ribuan pulau yang tersebar di wilayah NKRI. Baik itu yang berpenduduk atau yg tidak berpenghuni. Untuk pulau yang berpenghuni itu, penduduk di sana belum semua bisa menikmati listrik di daerah mereka. Kondisi pulau-pulau kecil itu tentu saja menyulitkan jika harus ditarik jaringan baru dari jaringan listrik yang sudah ada. Jaringan yg terlalu panjang juga kan akan menurunkan keandalan. Di samping itu juga membutuhkan biaya pemeliharaan yang besar. Intinya tidak efisien.

Maka, pada sebagian dari pulau-pulau ini kemudian digunakan pembangkit skala kecil. Pembangkit yang hanya cukup untuk melistriki daerah pulau itu saja. Ini disebutnya sistem isolated.

Read the rest of this entry »

[Review] Sotoji : Bukan ji sekedar Soto

Ayo kenalan sama Sotoji yuks..

Intermezzo : Masih selalu terasa lucu pelafalan kata Sotoji ini. Ini terkait akhiran ji di akhir katanya sih ya. Fyi, imbuhan ji dalam bahasa bugis itu berarti hanya, cuman, dan semacamnya. Artinya kalo diartikan secara buginese, Sotoji berarti cuman Soto, hanya Soto, atau sekedar Soto tidak lebih dan tidak kurang

Etapi tundu duluu..

Akhiran ji pada kata Sotoji disini ternyata Read the rest of this entry »

Tujuh Puluh Ribu…

Tiba-tiba sangat ingin merekam materi pengajian rutinan pekan lalu.

Tentang sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari :

Suatu ketika ditampakkan beberapa ummat kepada Muhammad. Sebagian adalah umat Nabi sebelumnya. Kemudian ada sekelompok umat yang jumlahnya sangat banyak. Kemudian Jibril berkata kepada Muhammad : ‘Mereka adalah ummatmu, dan mereka yang di depan, 70.000 orang tidak akan dihisab dan tidak akan diadzab’
Aku berkata, ‘Kenapa?’ Read the rest of this entry »