Family, Refleksi

Surat untuk Ibu Mertua…

Yth. Ibu Hj. Syamsinar Lippu

Kita belum pernah saling mengenal sebelumnya, walaupun kita berada dalam satu daerah. Tapi ikatan Mitsaqan Galidza antara anak lelakimu dengan penghuni langit menjadikan kau sebagai sosok yang kepadanya saya harus berkhidmat.

Tidak mudah mungkin merelakan anak lelakimu kepada perempuan yang baru saja ia kenal. Kau yang selama ini menjadi cinta pertamanya. Kau yang selama ini selalu setia dengan setumpuk perhatian dan doa kepadanya, tiba-tiba melihatnya memilih perempuan lain selain kau.

Adakah kau pernah merasa tersaingi olehku? Semoga tidak. Sebab terlintas di benakku pun tak pernah, bahwa aku akan merebut anakmu. Tidak. Kau tak tertandingi oleh apapun. Cinta dan bakti anak lelakimu yang utama tetap harus tertuju padamu. Maafkan jika aku pernah alpa, pernah khilaf hendak merebut hakmu atas anakmu. Semoga saja tak pernah.

Dear Ibu berhati malaikat..

Kita belum pernah saling mengenal sebelumnya. Pun, perkenalan kita belumlah genap setahun. Salahkah jika sy berpikir kau terlalu cepat pergi. Masih banyak yang harus sy pelajari darimu. Masih banyak hal yang bisa kita lakukan bersama. Kau boleh jalan-jalan lagi ke tempatku kalau kau mau. Atau kita bisa belanja sama-sama, mencari barang-barang yang kau senangi. Kau semestinya masih harus mengajariku cara memasak yang enak, yang masih dan akan selalu menjadi favorit anak lelakimu. Kau belum sempat menurunkan ini padaku. Bagaimanalah ini..

Maafkan jika bakti ini belum sempurna. Maafkan jika tak banyak waktu yang dapat kuhabiskan denganmu. Maafkan jika tak sempat banyak bercakap denganmu. Jarak sialan ini selalu saja jadi penghambat, ah..

Emmak tersayang,

Lewat 12 hari sejak kau kembali ke sisi Penciptamu. Meninggalkan segala derita dan kesakitan yang pernah kau rasakan. Pun kami dengan kesedihan yang belum kering hingga saat ini. Dari segala ketidakmampuan kami untuk membawamu kembali ke tengah-tengah kami, teriring doa semoga kau bahagia di tempatmu sekarang. Dia Sang Maha Segalanya jauh lebih menyayangimu, hingga memanggilmu di sisi-Nya. Segala perjuangan dan cintamu akan selalu mengiringi perjalanan hidup kami nantinya.

We love you, Emmak.. (cozy)

7 Comments

  1. Dear iLLa,

    Turut berduka cita atas kepergian beliau yah. Turut berdoa semoga Beliau mendapatkan tempat yang layak di sisi Nya. Amiiin

  2. chi wong says:

    Bu dilla,

    Turut berduka y atas meninggalnya ibu mertua, smoga beliau tentram disana amin…

  3. innalillahi wa inna ilaihi rojiun…

  4. Miechay says:

    Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun…
    Turut berduka atas kepulangan Ibu mertuanya mbak 🙂

    InsyaAllah diberikan tempat terbaik di sisi ALLAH SWT.. Amiin

  5. turut berduka cita iLLa

  6. turut beduka cita yaa

  7. Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun…semoga di berikan kekuatan bagi keluarga yang di tinggalkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *