Melepas Juni…

Saya pernah menulis status di Facebook :

Bukan masalah yg ditiadakan, tapi hati yg lebih dilapangkan.

Apa yg diucapkan memang selalu meminta pembuktiannya. Begitu pula ketika sy menuliskan status di atas itu. Maka, setiap menghadapi suatu masalah, saya selalu mengingat apa yg telah sy katakan. Untuk lebih memilih berdoa meminta kelapangan hati. Bukan lagi meminta Tuhan buru2 menyelesaikan masalah saya. Rasanya malu juga, umur segini tapi masih saja terlalu kekanak-kanakan dalam menghadapi apapun. #nyadarumur

Yeah, Juni. Di bulan ini, tepatnya di awal bulan ini, tepat 26 tahun menghirup udara dunia. Am I getting better? Hope so..

Ulang tahun mungkin hanya sekedar penanda tentang momen terlahirnya kita ke dunia ini. Tidak perlu disikapi dengan berlebihan. Tapi toh juga tidak ada salahnya menggunakan momen ini untuk muhasabah kan ya? Dan saya selalu melakukan itu.

Ingin perubahan menjadi lebih baik, itu pasti. Dan memang sudah seharusnya seperti itu. Semoga Tuhan meridhoi. Jika ternyata dalam jalan menuju Ridho-Nya itu Tuhan menghadirkan berbagai masalah dan persoalan, mungkin memang itulah cara-Nya. Maka untuk itu sy meminta hati yang lebih lapang, seperti yg saya tulis di awal tulisan ini

Di penghujung Juni..

Here I am. 26 years old already. Semoga selalu dimampukan untuk tetap di jalan-Nya, diberi kesempatan untuk mempersembahkan sebaik-baik bakti pada orang tua, i love them crazy..
Dan ini dia, yg juga menghiasi Juni tahun ini..


Kue ulang tahun

Seumur2 baru kali ini dibelikan kue ulang tahun. Jadi waktu tanggal 1 kemarin itu kan pas menjelang long weekend ya. Sy pulang tanggal 1 sore, dan ketika sampai di rumah tau-tau kakak sy mengeluarkan kue ini dari kulkas. Sempat tengsin, tapi senang sih juga pasti. Sy langsung menjepretnya, dan selanjutnya kue itu malah jadi rebutan ponakan2 saya.


My boy nephew..

Bocah ini namanya Muhammad Fayzul Haq. Anak kedua dari kakak perempuan saya. Dia lahir tgl 18 Juni, dan tahun ini dia berulang tahun yg ke-2. Anaknya makin lucu, sudah bisa ngomong sedikit2, sudah nyambung kalo diajak cerita, walo ada beberapa kata yg cuman dia dan Tuhan saja yg mengerti artinya. Oia, ibu saya akhir2 ini sering di Makasar, dan tinggal sama bocah ini. Jadi dia lumayan dekat sm neneknya. Terakhir saya pulang, sepertinya dia menganggap saya saingannya mendapatkan perhatian neneknya. Saya sering dicakar kalo sy dekat2 dengan Ibu, huh..
Selamat ulang tahun juga ya IzuL,, cepat besar, tetap sehat, dan tambah pintar (girlkiss)

Dan ini, ponakan saya juga. Baru lahir tanggal 13 Juni kemaren. Anak ketiga dari kakak sulung saya. Namanya Muhammad Riamizar. Belum sempat liat langsung, ini foto cuman dapat dari MMS. See you soon, baby..


Kado..

Terakhir, kado pas ulang tahun. Dapat 2 buku euy. Yang pertama itu bukunya Bambang Pamungkas, judulnya Ketika jemariku Menari. Dapat dari teman kantor saya, si Suci. Sebenarnya ndak niat jadi kado sih. Waktu itu pulang kantor dia ngajakin ke Gramedia, tapi saya gak bisa. Trus ditanya, mau nitip apa. Yasud, karena memang lagi niat beli buku ini-cuman-belum-sempat-ke-Gramed, jadilah saya nitip buku ini. Besoknya pas tanggal 31 Mei sy dikasih. Nanya harganya berapa, eh dia bilang ”itu buat kado besok aja..” Uhuy.. jadi kado ini diterima sebelum sy ulang tahun, hihi…
Trus buku yang kedua, judulnya Ayahku (bukan) Pembohong, punya Tere Liye. Dikasih sm Cici. Kheseus dikirim dari Jakarta, hoho.. gak tau buku ini apa diniatkan jadi kado juga ato gimana, karena dikasihnya berhari2 setelah sy ulang tahun, hihi.. Tapi karena ini Juni, jadi ya anggap saja kado..
Buat Suci dan Cici,, Terima kasih yaa kadonya.. enak bener kalo tiap bulan kita ulang tahun yak *eh*

Well, sudah di penghujung Juni. Berarti sudah pertengahan tahun. Semoga 6 bulan pertama yg terlewat tidak menjadi sia-sia, dan semoga 6 bulan selanjutnya di 2011 menjadi lebih baik..

Selamat tinggal Juni, saya tetap mencintaimu.. #semacamlebay

13 Responses

Leave a Reply