Refleksi

Hujan Bulan Juni

(scenic)
Tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu

Tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu

Tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan Juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu

Sapardi Djoko Damono

ps : aku mencintaimu, Juni.. :-))

7 Comments

  1. ida says:

    tidak ada yang lebih berani dari hujan di bulan juni…
    berani2nya hujan ditengah kemarau..

  2. neng ucrit says:

    iya. bulan ini musim hujannya banyak 😀

  3. (LOL) sepakat, semua keindahan hujan di bulan juni langsung tersapu komen ida

  4. hjahahaha ni pusi favoritku illa… ;p

  5. ian cike says:

    ada musikalisasinya. dinyanyikan oleh anak2 PSM UI… cari saja di om google.

  6. Trims Illa,sdh berbagi puisi cantik ini.. Eh ada musikalisasinya? Jg pgn dengar..apa jg istimewa spt yg “Aku Ingin” ya?

  7. hihi…tak kirain mb illa yang nulis sendiri puisinya..so romantiic…hehe..dapat salam nih dari si jagoan, bentar lagi nongol neh..doanya ya illa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *