”dia memilih untuk mundur, La.”
”siapa?”
”siapa lagi? Orang itu…. yang pernah sy ceritakan”
”ha??? Maksudnya?”
”Iya. Dia ngomong tadi malam. Nelpon aku”
”jadi?”
”ya begitulah………..”
”ckckck… trus kamu bilang apa?”
”Mo bilang apa lagi? It’s his own decision”
”………………… how do you feel sista?”
”you know me well, La.”
”hhh……………”
Untuk beberapa saat tidak ada pembicaraan yg tercipta. Saya tidak bisa ngomong apa2. karena saya pun tidak tau. Sampai akhirnya dengan lirih dy berucap
”laki-laki memang mungkin seperti itu ya, La”
Aku semakin tak tau mesti menanggapi apa. Akhirnya kuputuskan untuk mengalihkan pembicaraan. Read the rest of this entry »
Archive for April, 2009
Semestinya sy sudah memperhitungkan ini sebelumnya. Bahwa saat ini akan tiba juga. Ketika blog ini lahir, ada semacam ketakutan samar-samar yg kurasakan. Gimana jika aku tak memperhatikan blog ini? Gimana jika aku kehabisan ide untuk menulis? Gimana jika aku terlalu sibuk sehingga tak punya waktu untuk meng-updatenya? Dan berbagai ketakutan2 yg waktu itu membuatku maju mundur untuk membuat blog. Bersyukur aku mengenal orang-orang yg kemudian menjadi penyemangatku untuk terus memainkan jemari di kibor. Untuk semua teman2 di blogroll, thanks for being there. Luv u aLL, really…
Namun dengan berat harus kuakui akhir2 ini aku sangat disibukkan oleh Telaahan Staf yg semakin mendekati waktu sidang, sementara belum selesai2 juga. Ugh… rasanya ingin sejenak melupakan itu, but I can’t. Dimana-mana orang sudah ngomongin itu aja. Teman-teman prajab sudah beberapa kali menyapaku di YM hanya untuk menanyakan sampai dimana TS-ku, dan kapan ujiannya. Ergh…. bisa tidak siy, sejenak jangan mengingatkanku sama persoalan itu. Read the rest of this entry »
Ketika memasukkan berkas saat mendaftar di instansi di mana aku berada sekarang, Surat Pernyataan itu sudah harus disertakan. Bahkan belum lagi tesnya dimulai. Surat Pernyataan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia. Kuminta restu pada Ibu dan Ayah, sebagai modal awal untuk melangkah, mereka mengiyakan. Kupikir tak akan ada masalah. Aku sudah terbiasa hidup terpisah dengan mereka. Sejak SMP pun aku sudah mondok di Pesantren. Begitu juga saat kuliah. Bismillah, aku memasukkan berkas itu.
And now, here I am. Di kota Pahlawan. Ibu hanya mengatakan ”Oh, Surabaya yah…. Keluarga di sana ada siapa yah?”. Ayah sedikit bersyukur, mengingat tempatnya yg tidak begitu ”jauh” setidaknya dibanding tempat2 yg lain. Naek pesawat cuman 1 jam. Mereka pun berjanji akan sering2 mengunjungi aku nantinya, karena Ibu juga sudah pensiun dan Ayah akan segera mengakhiri masa baktinya di KPU, per September 2008. Dan ini sudah cukup membuatku senang. Tapi segalanya menjadi berubah ketika Allah berkehendak lain. Ayah meninggalkan kami semua, di akhir tahun kemaren. Segalanya terjadi begitu cepat. Ibu sampai sakit saat itu. Ah……
Tiba-tiba keberadaanku disini menjadi sangat berat. Meninggalkan Ibu sendiri dirumah. Dirumah dimana dulu ia sering ia melihat Ayah. Menantinya pulang kantor, menyiapkan makan pagi dan malam untuk Ayah. Dan ketika itu semua berubah, tak ada yg mampu mengalihkan perhatiannya. Aku disini, kakak2ku yg lain sibuk dengan keluarganya masing2. Ah, Ibu……
Tadinya aku tidak ngeh dengan komunitas ini. Buku muka. Ah, kurasa frenster cukuplah. Tapi semakin banyak yg mempengaruhiku untuk segera membukukan mukaku ”aih, masa seorang seleb kayak iLLa gak punya fesbuk?” kurang lebih seperti itulah keheranan teman2ku waktu kubilang blum tertarik wat nge-fesbuk. Akhirnya mulai sign up. Dan semuanya dengan sangat gempita menyambut kehadiranku. Ah, sedikit merasa bersalah sudah mengabaikan mereka (baca : fans) wkwkwkwk….
Dan mulailah imel dari fesbuk-buddy membanjiri inbox-ku. ”Christian Sugiono has added you as a friend in Facebook” wokeh wokeh ini cuman contoh, jangan rese dulu… *berharap christian sugiono tidak membaca blog ini* (menelungkupkan tangan_berdoa_mengusapkan dimuka_bilang ”Amiin”…)
Semakin lama, inbox dari si fesbuk-buddy semakin beragam. Palagi setelah ada orang yg menjerumuskan saya mengintegrasi si Plurk dengan Fesbuk. Semua tret di pLurk jadi status di fesbuk, weww…
Setelah kuamati dengan seksama dan dalam tempo yg sesingkat-singkatnya, ternyata di bulan Maret ini banyak sangat orang2 sekitar yg berulang tahun. Apa ini bulan hoki, sampe banyak ibu2 yg mengatur kehamilannya supaya bisa mbrojol di bulan Maret? Ah, kupikir tidak juga. Masih lebih hoki bulan Juni, dududu….
Sekedar memperkenalkan mereka2 yg merayakan hari lahir di bulan ini:
1. Nusaidaman’s group –> Icha dan Miqdad. Sapa mereka? Mereka itu bocah2 tua nakal yg memanggilku dengan sebutan ’nte iLLa’. Yeap, ponakan2ku. Semua kakak2ku memang sudah beranak pinak. Aku? I’m single I’m (not) very happy, waks…
2. Jasinger’s –> Yaya, Eta, Marini. Jasinger? Berasal dari kata Jasinga, nama tempat di Bogor dimana kami melakukan orientasi Lapangan waktu dikLat prajab kemaren. Ya, mereka teman2 sepleton waktu diklat prajab, dan nama pletonnya diambil dari nama tempat itu. Sekarang mereka kesebar2 di pelosok negeri ini. Paling jauh si Yaya, di Padang. Denger punya denger, teman2 dr makasar yg ditempatkan disana blum pernah mudik. Tiket mahal bow, katanya sampe 4x lipat tiket sby-mks. Tiba2 aku jadi bersyukur ditempatkan disini. Gag jauh2 amat dari makasar.




