The way to find him #7 : Fin

Setelah menikah, kami cuman sama-sama sekitar 10 hari. Abis itu kita balik ke kehidupan masing-masing seperti sebelumnya o< -< Dia ke Jakarta, saya ke Surabaya. Yaa.. walopun ke Surabayanya dianterin dia sih :P

***

Begitulah, perjalanan panjang hati kami untuk saling menemukan. Perjalanan yang justru sangat singkat jika diliat dari rentang waktunya. Alhamdulillah, segala bentuk kesyukuran kami mungkin tidak akan sebanding dengan semua nikmat-Nya dalam mempermudah semua urusan ini. Read the rest of this entry »

The way to find him #6

The Day..

1 Nopember 2013.

Pagi itu, jantung sy rasanya jumpalitan gak karuan. Meennnn, dalam beberapa jam ke depan setatus bakalan berubah. Akan jadi istri orang. Tugas dan tanggungjawab baru mau gak mau harus dijalani. Tidak bisa lagi seenak udel hati mau kemana-mana. Tidak bisa lagi sebebas sebelumnya. Ada seorang laki-laki yang bertanggungjawab penuh atas setiap yg sy lakukan. Dia akan kena imbasnya jika sy tergelincir berbuat yg tidak baik. Dan sy jadi mules memikirkan semua itu.

Tapi gak keliatan juga sih kalo sy deg-degan. Di luar, sy tetap keliatan kalem dan biasa-biasa sj B-) *hoek

Read the rest of this entry »

3 bulan, lewat 3 hari…

3 bulan, lewat 3 hari..

Dear My Man,
Pernahkah mendengar tentang blessing in disguise? Yes, that’s you.

Masih jelas terekam di ingatan ketika doa-doa itu terlantunkan. Ketika saat itu belum ada pertanda yang mampu kutangkap. Ketika hanya berbekal keyakinan bahwa suatu saat kau akan datang.

Dan kemudian perlahan Sang Maha Cinta menghadirkan bayangmu. Samar. Tak jelas. Nyaris tak terbaca.

Read the rest of this entry »

The way to find him #5

Mengurus persiapan pernikahan itu (sebenarnya) menyenangkan. Iya kan? Gimana nggak, yg akan disiapkan ini adalah sesuatu yang baik, sesuatu yang menggembirakan, membahagiakan.

Tapi ternyata adaaa saja yang mengganggu mood. Mulai dari urusan kerjaan. Pabos pas tahu kalo sy mau cuti nikah malah makin gencar nyuruh selesaiin target sebelum cuti. Oh my.. -__-. Jadi harus pinter2 ngatur waktu antara kerjaan sm urusan nyiap-nyiapin acara. Harus sy akui juga, kadang menggunakan jam kerja untuk ngurusin detail persiapan. Yamogimanalagi, mepet jeh. Cuman satu setengah bulan waktu untuk nyiapin semuanya.

Read the rest of this entry »

The way to find him #4

Salah satu poin yang dia sampaikan ke saya di awal proses ini adalah, perihal pekerjaan dia yang kadang mengharuskan dia berada jauh dari keluarga. He is a geologist. The real geologist. Sering keluar masuk hutan untuk meneliti sumber bumi. Dan lokasinya itu seringnya jauh dari peradaban.

Tepat seminggu proses itu berjalan, dia sudah harus berada di lokasi survey. Komunikasi terputus total.

Sementara itu, wakil dari pihak keluarganya datang ke rumah, bertemu Ibu saya. Officially menyampaikan maksudnya, dan bertanya kesediaan pihak keluarga kami. Otomatis, informasi itu yang tadinya hanya Ibu dan kakak perempuan saya yang tahu, harus sampai juga ke kedua kakak laki-laki saya.

Read the rest of this entry »

5 tahun…

5 tahun. Sudah 5 tahun, ataukah baru 5 tahun? Entahlah..

Time flies overall..

Bapak.. Apa kabarmu? Kangen euh.. rasanya lama tidak menyapamu dalam jalinan kata-kata. Tapi percayalah, aliran doa selalu menderas untukmu. Ingatan tak pernah menjadi kabur tentangmu. Dalam setiap moment masih selalu ada pengandaian. Seandainya kau ada di sini..

Ini bukan lagi rintihan kesedihan atau ratapan orang yang kehilangan. Hanya sekelebat pengandaian, yang selalu diikuti dengan usaha untuk kembali ke realitas, bahwa memang seperti itulah jalannya. Itulah waktu yang diberikan Alloh untukmu di dunia.

Semoga saya tidak pernah terlupa untuk mengingat ini.

Bapak, ada kabar bahagia. Read the rest of this entry »