Merasa Berkorban (?)

Berkorban. Kamu kamu kamu pernah merasa berkorban tak?

Kenapa tiba-tiba nulis tentang ini? Eum.. sudah sejak beberapa waktu yang lalu sih. Beberapa kali berseliweran di lini masa tulisan-tulisan tentang ”pengorbanan” seorang perempuan. Apalagi hari-hari terakhir ini di mana santer beredar video anak dari seorang laki-laki yang melabrak selingkuhan ayahnya.

Ramelah status-status yang menyudutkan para selingkuhan, perebut suami orang, perebut kebahagiaan keluarga, you named it. Ditambah dengan wejangan ke para suami jaman now untuk selalu mengingat pengorbanan sang istri, utamanya di usia awal pernikahan dulu.

Istri yang berkorban meninggalkan orang tua untuk ikut bersama suami. Istri yang mengorbankan badannya saat mengandung anak dari suaminya. Istri yang mengorbankan karirnya, berhenti dari kantor tempat ia bekerja demi fokus membesarkan buah hati. Ingat-ingatlah itu wahai para suami, sebelum kalian berpikir untuk selingkuh.

Read the rest of this entry »

07 Oktober – Dear Mama Mertua

Dear Mama Mertua

Apa kabar emmak di sana? Semoga tenang dan selalu bahagia ya di sisi-Nya. Semoga doa-doa kami selalu sampai ke sana.

Tak banyak yg ingin kusampaikan, emmak. Hanya ucapan terima kasih.

Read the rest of this entry »

Cerita Umroh – part 2

Beberapa minggu menjelang jadwal berangkat, Alhamdulillah bisa lunas juga pembayarannya. Bahkan di kurun waktu itu juga kami bisa melunasi sebagian hutang KPR ini. Duh ini cerita Umroh jadi keselip2 cerita KPR ya LOL. Iyalah, mohon dimaklumi soalnya jumlahnya sungguhlah membuat kami menghela nafas panjang. Kapaan bisa lunas. Tapi Alhamdulillah, Allah sungguh Maha Memudahkan Rejeki. Di saat sebelumnya kepikiran mana yg didahulukan, Allah malah mewujudkan keduanya. Insha Allah semoga setelah ini segera bisa melunasi sebagiannya lagi.

Kembali ke cerita Umroh

18 Juni. Waktu keberangkatan.

Read the rest of this entry »

Cerita Umroh – part 1

Baiklah, sebelum memory-nya kelewat, mari merekam ingatan saat Umroh… 3 bulan kmaren. Sudah lama ya hahahahaha

Jadi, kurang lebih setahun terakhir ini, saya dan suami sering membahas keinginan ini, untuk bisa segera melaksanakan Umroh. Tapi selalu we ended up with… dari mana uangnya? Dana yg ditargetkan untuk bayar hutang KPR pun rasanya ga nambah2 saldonya haha.. curcol.

Read the rest of this entry »

Masih tentang Kantor Baru

Seperti biasa, Jumat pagi biasanya di ruangan lebih sepi. Orang-orang pada belum balik dari Senam Jumat. Saya? Tidak olah raga, tapi olah rahang…. alias ngunyah LOL.

Trus kemudian ada yg perlu sy email. Waktu klik ”New Message” di email korporat, ada default signature sy di situ, tertulis Nama… bla bla bla… PLN Wilayah Sulselrabar. Trus jadi ingat beberapa tahun lalu saat saya masih di Surabaya, di kantor lama. Saat membuat signature saat itu, saya sempat membatin duh kapan ya bisa nulis kantornya Wilayah Sulselrabar, bukan Disjatim lagi…………

Read the rest of this entry »

Pindah Kantor Lagi

Kantor baru lagiii… Jadi anak baru lagiii…

.
.
.

Jadi gini.

Saat akhir tahun kemarin, berhembus kabar (saelah, berhembus) bahwa akan ada perubahan organisasi untuk kantor saya. Jadi awalnya kantor kami mengurusi proyek pembangkit di seluruh Sulawesi. Ada kantor di depan lagi itu mengurusi proyek jaringan di seluruh Sulawesi. Nah itu akan diubah, menjadi proyek pembangkit dan jaringan di Sulawesi bagian Utara, satunya lagi di Sulawesi bagian Selatan. Gitu.

Read the rest of this entry »